Merauke – Klikternak.com. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengajak Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Aliansi Sasak Lombok Indonesia mengambil peran aktif dalam memajukan daerah saat pelantikan pengurus di Hotel Halogen Merauke, Minggu, (13/9/2026). Apolo menegaskan, kerukunan warga dari aneka latar belakang suku dan agama menjadi kunci utama dalam menghadirkan kesejahteraan di bumi Anim Ha.

“Mari kita sama-sama ikut berkontribusi, berkarya, mengabdi, membangun negeri ini,” kata Apolo saat memberikan sambutan.

Menurut Apolo, keharmonisan sosial yang kokoh akan mempermudah jalannya pembangunan. Hubungan antaretnis mesti terus berpijak pada fondasi persaudaraan yang telah dirintis generasi terdahulu.

“Mari kita sama-sama menjaga kebersamaan, persatuan, tali silaturahmi yang sudah dibangun, dan dibina oleh para leluhur kita, para senior, dan orang tua kita,” ujarnya.

Apolo mengulas konsep empat kasta dalam kebudayaan India sebagai analogi tingkat kesadaran manusia dalam filsafat. Ia membedah tahap paling dasar, ketika daya pikir dan karya seseorang baru berkutat pada urusan pribadi.

“Dia yang urus dirinya, istrinya, anak-anaknya, keluarganya yang dia urus,” tuturnya.

Tingkat berikutnya tercermin lewat kasta waisya, saat perhatian dan pengabdian mulai meluas untuk mengurus komunitas, suku, etnis, atau kelompok politik tertentu. Di atasnya, ada kasta ksatria yang memperlihatkan dedikasi seseorang demi kepentingan rakyat dan bangsanya.

Puncak kesadaran berada pada kasta brahmana. Pada tataran ini, manusia tak lagi mementingkan sekat golongan karena menyadari seluruh penghuni jagat raya merupakan ciptaan Sang Khalik.

“Tidak ada satu makhluk atau tidak ada satu manusia pun yang mampu menciptakan keanekaragaman. Tidak ada makhluk yang mampu menciptakan kebhinekaan,” tegas Apolo.

Bagi sang gubernur, perbedaan latar belakang adalah ketetapan yang mutlak. Kebhinekaan itu anugerah.

“Oleh karena itu, mari kita sama-sama jaga anugerah yang Tuhan karuniakan kepada kita,” katanya.

Di hadapan para tokoh masyarakat dan sesepuh Lombok, orang nomor satu di Papua Selatan itu berpesan agar ikatan silaturahmi yang telah diwariskan para perintis terus dirawat demi kelangsungan pembangunan daerah. Semua saling menopang. (Rizki)