Bisnis News

Melalui Rakerda BPD HIPMI Papua Selatan Targetkan Pengusaha Daerah Naik Kelas

Merauke – Kabarlagi.id. Paradigma lama pengusaha daerah yang hanya menjadi penonton di tanah sendiri harus segera diakhiri. Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Selatan resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis
Daerah (Forbisda) di Hotel Halogen, Senin (18/05/26).

Agenda besar ini dirancang untuk mendongkrak kapasitas pengusaha lokal agar mampu menguasai sektor hilirisasi dan menjadi pemain utama dalam proyek strategis nasional.

Ketua Umum BPD HIPMI Papua Selatan Nickson Pampang menegaskan arah pergerakan roda organisasi ke depan. Ia memaparkan empat pilar utama yang menjadi fokus, yakni pembentukan ekosistem kolaboratif, hilirisasi dan modernisasi, optimalisasiperan dalam pembangunan, serta transformasi organisasi. Ambisi terbesarnya adalah menghapus stigma pengusaha daerah sebagai pekerja kelas bawah.

“Kita tidak boleh puas hanya sebagai perantara atau subkontraktor level bawah.
Tapi kita anak-anak HIPMI harus naik kelas,” tegas Nickson.

Kekayaan alam yang melimpah di wilayah tersebut harus diolah secara mandiri untuk menciptakan nilai tambah.

“Jangan lagi kita menjual mentah. Saya ingat dulu Pak Gubernur sempat pernah bilang, jangan kita hanya batas di bahan mentah. Bagaimana caranya kita bisa memproduksi, memasarkan, dan pastinya ada konsumennya” ujarnya merujuk pada potensi kelautan, pertanian, dan energi setempat.

Ia juga menuntut pelibatan aktif pengusaha lokal dalam berbagai proyek pemerintah.

“Kita akan terus mendorong pemerintah. Setiap proyek strategis daerah dan nasional, mengutamakan keberpihakan pada pengusaha lokal. Ini bukan soal bagi-bagi proyek, tapi soal pemerataan kesejahteraan,” paparnya.

Visi transformasi ini mendapat dukungan penuh dari pengurus pusat. Ketua BPP HIPMI Bidang 7 Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan M. Hadi Nainggolan menyoroti posisi strategis Papua Selatan sebagai lumbung pangan dan energi nasional. Ia berjanji akan mengawal pertumbuhan skala bisnis para kader diwilayah tersebut.

“Sejak awal hingga detik ini, saya berkomitmen untuk mengawal hal ini, sejalan dengan sambutan Ketua Umum tadi. Kami tidak ingin anak-anak Papua Selatan hanya menjadi pekerja bagi pengusaha nasional yang beroperasi di daerahnya. Sebaliknya, kami akan mendorong khususnya kawan-kawan di Merauke dan Provinsi Papua Selatan agar mampu menjadi kontraktor-kontraktor besar yang terlibat langsung dalam proyek-proyek pemerintah,” ungkap Hadi.

Sementara itu, kesuksesan transformasi ekonomi ini sangat bergantung pada penyiapan sumber daya manusia. Ketua Panitia Amadea Sampepadang menilai agenda bertema kompetensi dan solidaritas ini merupakan ruang konsolidasi besar bagi kaderisasi pengusaha muda.

“Kami meyakini bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung pada kekuatan sumber daya alam, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, khususnya generasi muda yang berani berwirausaha, menciptakan lapangan kerja, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” jelas Amadea.

Ia menitipkan harapan besar pada pundak organisasi agar terus relevan dengan tantangan zaman.

“Oleh sebab itu, HIPMI Papua Selatan harus mampu menjadi rumah besar kader pengusaha muda yang bukan hanya aktif secara organisasi, tetapi juga mampu hadir sebagai solusi, inovator, dan mitra strategis pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Di sisi lain, kehadiran pemerintah daerah membuktikan kuatnya sinergi yang terbangun. Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT. menyambut positif inisiatif dan kolaborasi yang ditawarkan para pengusaha muda.

“Saya senang bisa hadir dalam acara-acara yang bertema dunia usaha, industri, karena dunia usaha ini sangat membantu pemerintah dan masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian,” ucap Apolo di hadapan para peserta.

Pucuk pimpinan provinsi tersebut kemudian memberikan dukungan moril bagi kelancaran seluruh agenda yang akan melahirkan fondasi ekonomi baru bagi
daerahnya.

“Demikian yang bisa saya sampaikan, saya ucapkan selamat melaksanakan Rakerda, kemudian Diklatda, dan Forbisda BPD HIPMI Provinsi Papua Selatan. Semoga sukses dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menjaga, melindungi, dan memberkati sekalian,” pungkasnya. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version