Menu ✖

Mode Gelap
AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

Figur · 27 Apr 2026 23:50 WIT ·

Pesan Toleransi Apolo Safanpo di Ultah Uskup Agung Merauke


					Pesan Toleransi Apolo Safanpo di Ultah Uskup Agung Merauke Perbesar

Merauke – old.kabarlagi.id. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menghadiri perayaan syukur ulang tahun ke-77 Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC yang berlangsung khidmat di Gereja Katedral St. Fransiskus Xaverius Senin (27/4/2026) malam.

Dalam sambutannya Apolo Safanpo yang didampingi Sekda Ferdinandus Kainakaimu mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok uskup yang terus mengingatkan pemerintah untuk menjaga kedamaian. Menurutnya tokoh agama memiliki peran krusial dalam memastikan Papua Selatan tetap menjadi wilayah yang inklusif.

“Uskup selalu mengingatkan pemerintah agar senantiasa menjaga wilayah Kabupaten Merauke serta Provinsi Papua Selatan sebagai wilayah toleran,” kata Apolo di hadapan para jemaat dan tamu undangan.

Ia menegaskan agar seluruh komponen masyarakat terus memupuk rasa persaudaraan dan silaturahmi. Apolo berharap kedamaian dan ketentraman tetap terjaga sehingga masyarakat dapat fokus mengupayakan kesejahteraan bersama di daerah tersebut.

Selain pesan persatuan Gubernur juga menyampaikan refleksi filosofis mengenai pemanfaatan waktu. Ia mengajak hadirin untuk membayangkan masa depan di tahun 2050 sebagai pengingat bahwa kehidupan manusia bersifat fana dan umur akan terus berkurang.

“Kemungkinan di tahun itu kita sudah tidak lagi tubuh kita sudah kembali menyatu dengan alam semesta menjadi debu air dan menjadi udara,” ungkapnya.

Apolo menambahkan bahwa segala kemewahan duniawi termasuk teknologi canggih tidak akan lagi berguna di masa depan. Fokus utama setiap insan saat ini seharusnya adalah menjaga hubungan baik antar sesama manusia selagi masih diberikan waktu oleh Tuhan.

“Terpenting ruang dan waktu saat ini dan disini. Ruang dan waktu yang Tuhan sediakan saat itu sudah bukan milik kita lagi lantaran bakal datang ketika sudah tidak ada. Kita bangun daerah kita dengan suasana kekeluargaan,” pungkasnya. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad

7 Oktober 2026 - 15:47 WIT

Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga

6 Oktober 2026 - 09:43 WIT

TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar

4 Oktober 2026 - 21:55 WIT

KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif

2 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

2 Oktober 2026 - 21:13 WIT

Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

2 Oktober 2026 - 18:49 WIT

Trending di Goverment