News TNI & Polri

Polres Merauke Kerahkan 123 Personel Guna Jamin Keamanan Ibadah Ramadan Hingga Pelosok

Merauke – Kabarlagi.id. Di tengah atmosfer syahdu bulan suci Ramadan, Polres Merauke mengerahkan kekuatan penuh guna menjamin keamanan warga hingga ke pelosok daerah. Langkah ini diambil untuk memastikan denyut aktivitas ibadah dan ekonomi masyarakat di ujung timur Indonesia tetap terjaga tanpa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Mewakili Kapolres MeraukeAKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M., Ps. Kasi Humas Polres Merauke Ipda Andre Msb, S.Kom, memaparkan strategi pengamanan tersebut dalam bincang hangat di studio Kompas TV Merauke. Melalui topik “Puasa Lancar, Pengamanan Jalan Terus”, kepolisian menegaskan kehadiran mereka bukan sekadar rutinitas, melainkan garda terdepan penjaga kenyamanan umat Muslim selama menjalankan rukun Islam ketiga.

Sebanyak 123 personel kini telah bersiaga penuh di berbagai titik vital. Fokus pengamanan mencakup 25 masjid besar hingga cakupan wilayah di 11 Polsek jajaran. Tak hanya rumah ibadah, konsentrasi massa seperti Pasar Wamanggu dan pelataran Masjid Al Aqsha yang menjadi pusat perbelanjaan takjil juga menjadi prioritas pengaturan lalu lintas dan pengawasan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan nyaman,” tegas Ipda Andre Msb, S.Kom menyampaikan pesan Kapolres, di Studio Kompas TV Merauke, Kamis, (26/02/2026).

Langkah antisipasi dilakukan secara maraton. Patroli Ramadan digelar intensif mulai dari waktu malam, saat ibadah salat tarawih berlangsung, hingga menjelang subuh guna mencegah aksi balap liar atau potensi gangguan lainnya. Polisi juga memperketat pengaturan jalan utama untuk mengurai kepadatan kendaraan saat jam-jam kritis menjelang berbuka puasa.

Di sisi lain, Andre mengingatkan warga untuk tidak abai terhadap keamanan personal. Memastikan kompor dalam keadaan mati dan pintu rumah terkunci rapat saat ditinggal beribadah menjadi langkah preventif yang krusial. Penggunaan petasan pun dilarang keras karena dianggap membahayakan dan dapat merusak marwah kedamaian di Merauke, Papua Selatan.

Guna mempercepat respon jika terjadi gangguan, Polres Merauke membuka akses layanan darurat melalui Call Center 110 secara gratis. Melalui sinergi antara kewaspadaan petugas dan kesadaran masyarakat, kepolisian optimistis Ramadan tahun ini akan berlangsung dengan damai dan penuh toleransi. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version