Berkabar Untuk Indonesia Jl. Kramat Lontar No.H. 92, RT.6/RW.7, Kramat, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10450

Menu Utama

Unjuk Kreativitas Siswa Meriahkan Pelepasan Murid Angkatan Pertama Permata Bunda Merauke

PenulisRizki Saputra
Dipublikasikan

Merauke – Kabarlagi.id. SDIT Permata Bunda Merauke sukses menggelar Haflah Akhirussanah Angkatan I untuk melepas 11 siswa yang telah merampungkan masa pendidikan dasar mereka.

Acara pelepasan perdana yang berlangsung meriah di halaman sekolah pada Kamis (18/06/2026) ini, sekaligus menjadi panggung unjuk kreativitas bagi para siswa dan tenaga pendidik.

​Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas ketekunan para siswa kelas enam yang telah menuntut ilmu sejak awal berdirinya sekolah. Kepala SDIT Permata Bunda Merauke, Alif F. Kurniawan, mengungkapkan rasa bangganya terhadap dedikasi para lulusan pertama ini. Mereka dinilai turut menjadi bagian dari sejarah perkembangan sekolah, dari kondisi yang serba terbatas hingga mampu berkembang pesat seperti saat ini.

​”Kegiatan ini dilaksanakan guna mengapresiasi jerih payah angkatan pertama yang telah belajar selama enam tahun di sekolah kami, dari yang awalnya belum ada apa-apa hingga menjadi seperti sekarang ini. Semoga keteladanan 11 siswa ini dapat membawa kebaikan bagi adik-adik kelas mereka. Agenda ini juga merupakan pilot project bagi sekolah rintisan ini untuk menguji kekuatan sistem pembelajaran dan pelayanan kami,” ujar Alif.

​Sebagai sekolah rintisan, momen kelulusan perdana ini menjadi tonggak evaluasi penting bagi pihak manajemen. SDIT Permata Bunda berkomitmen untuk terus menyempurnakan kurikulum serta fasilitas demi memberikan layanan pendidikan yang optimal.

​”Tentunya, hal-hal yang masih kurang akan kami lengkapi, dan yang sudah baik akan terus kami tingkatkan,” tegasnya.

​Suasana haru prosesi pelepasan seketika berubah semarak dengan suguhan pentas seni dari siswa kelas satu hingga kelas lima. Sekitar 200 hadirin yang terdiri dari siswa dan orang tua wali disuguhi beragam penampilan memukau. Rangkaian acara diisi dengan tarian daerah, tari modern nusantara, drama klasik bertema kerendahan hati, hingga pidato dalam tiga bahasa (Arab, Inggris, dan Indonesia).

​Menariknya, kemegahan panggung acara yang menjadi sorotan utama rupanya merupakan hasil karya mandiri dari para tenaga pendidik. “Ini murni hasil kreativitas tangan-tangan guru kami,” tutur Alif bangga.

​Kesuksesan gelaran perdana ini melahirkan harapan baru untuk pelaksanaan di masa mendatang. Kepala sekolah berharap, ke depannya kegiatan serupa dapat diselenggarakan dengan persiapan yang lebih matang dan menggunakan fasilitas gedung yang lebih memadai. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi.

​”Harapannya tahun depan bisa lebih baik lagi dan dilaksanakan di dalam gedung. Kami juga memohon dukungan dari seluruh pihak agar sekolah ini terus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkas Alif. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top