Merauke – Kabarlagi.id. Serangan stroke mendadak mengubah ritme keseharian Khoirul Anam (50). Pria paruh baya ini harus dilarikan ke Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (Rumkital) Merauke usai mengalami gangguan peredaran darah ke otak yang berdampak langsung pada kemampuan gerak tubuhnya.

Pemeriksaan medis menunjukkan Khoirul mengalami stroke iskemik akibat penyumbatan pembuluh darah menuju otak. Kondisi tersebut diperberat oleh komplikasi hemiparese dupleks berupa kelemahan pada kedua sisi tubuh, serta riwayat hipertensi dan hiperkolesterolemia atau kadar kolesterol tinggi.

Selama dua hari, Khoirul menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis Rumkital Merauke. Ini merupakan kali pertama dirinya harus masuk ruang rawat inap di fasilitas kesehatan militer tersebut. Seluruh rangkaian penanganan medis yang ia terima dijamin melalui kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke Dani Hamdani menegaskan bahwa kehadiran program jaminan kesehatan nasional bertujuan menjamin akses pengobatan masyarakat tanpa terkendala beban finansial, terutama saat menghadapi kondisi darurat medis.

“Program JKN memberikan kepastian akses pelayanan kesehatan bagi peserta ketika membutuhkan penanganan medis. Kami berharap peserta tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan kesehatan dan dapat mengikuti anjuran tenaga kesehatan selama proses perawatan maupun pemulihan,” kata Dani.

Penanganan stroke berpacu dengan waktu. Penyumbatan aliran darah membuat pasokan oksigen dan nutrisi ke jaringan otak terputus, sehingga pemantauan klinis berkala sangat dibutuhkan guna mencegah penurunan fungsi motorik lebih lanjut.

Kini, setelah melewati masa perawatan awal di rumah sakit, fokus Khoirul beralih pada fase pemulihan fisik. Kepatuhan menjalani terapi berkala, kontrol rutin, serta dukungan keluarga di rumah menjadi faktor penentu agar fungsi tubuhnya dapat berangsur pulih dan beraktivitas normal kembali. (Rizki)