Merauke – Kabarlagi.id. Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan resmi membentuk panitia kolaboratif untuk menyambut peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026. Pembentukan struktur kerja lintas sektor ini disepakati lewat rapat koordinasi yang berlangsung di Merauke pada Selasa, (1/9/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan Dr. Michael R. Gomar dan dihadiri berbagai elemen lintas matra, mulai dari TNI-Polri, instansi pemerintah, operator transportasi darat, laut, hingga udara. Sejumlah perwakilan yang hadir di antaranya Dankodaeral IX, Danlanud J.A. Dimara, LO Polda Papua, Kasatlantas Polres Merauke, KSOP Kelas IV Merauke, Otoritas Bandar Udara (OTBAN) Wilayah X Merauke, Distrik Navigasi III Merauke, Karantina, UPBU Mopah, PT Pelni, PT Pelindo, ASDP, Perum Damri, Organda, PT Jasa Raharja, hingga ALFI/ILFA.
Michael menegaskan pembentukan panitia terpadu ini menjadi langkah penting untuk menyatukan peran seluruh pihak dalam menyukseskan rangkaian agenda tahunan tersebut.
“Panitia Harhubnas tahun ini merupakan panitia kolaboratif yang melibatkan seluruh stakeholder perhubungan, baik sektor udara, laut maupun darat. Kita ingin seluruh unsur memiliki tanggung jawab dan peran masing-masing untuk bersama-sama menyukseskan Harhubnas 2026,” kata Michael.
Baginya, momentum perhubungan bukan sekadar perayaan seremonial belaka. Agenda ini diarahkan untuk memperkuat pelayanan transportasi sekaligus membangun kesadaran publik mengenai keselamatan berlalu lintas di darat, laut, maupun udara.
“Harhubnas tahun 2026 kita harapkan dapat memberikan manfaat, terutama dalam menyampaikan informasi keselamatan dan mendorong pelayanan perhubungan yang semakin baik,” ujarnya.
Rangkaian acara dijadwalkan bergulir mulai Sabtu, 12 September 2026 di kawasan Kantor OTBAN Bandara Mopah dan akan dibuka langsung oleh Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo.
Perwakilan OTBAN Wilayah X Merauke, Charles Rory, memaparkan pembukaan kegiatan bakal diramaikan dengan berbagai agenda olahraga dan edukasi terbuka.
“Kegiatan yang kita rancang akan dimulai pada 12 September, yaitu OTBAN Run, Fun Walk, Senam Sehat dan Kampanye Keselamatan. Ini sekaligus membuka kegiatan Harhubnas 2026,” kata Charles.
Ia menambahkan, pelibatan publik menjadi inti dari peringatan tahun ini demi menanamkan pemahaman keselamatan bagi seluruh pengguna jasa transportasi.
“Tujuan kami melakukan edukasi terkait keselamatan transportasi, baik di darat, laut maupun udara, terutama kepada pengguna jasa transportasi,” katanya.
Untuk ajang lari OTBAN Run 10 kilometer, antusiasme masyarakat mulai terlihat dari daftar kepesertaan yang masuk.
“Untuk OTBAN Run memang kami membuka untuk masyarakat. Saat ini peserta sudah sekitar 200 dan kami menargetkan 250 peserta,” ujar dia.
Panitia menyediakan uang pembinaan serta medali bagi peserta lomba lari tersebut. Sementara itu, jalan santai disiapkan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dengan jarak tempuh santai.
“Untuk Fun Walk terbuka untuk umum. Seluruh masyarakat boleh hadir mengikuti kegiatan jalan santai dengan jarak kurang lebih 3 sampai 5 kilometer,” katanya.
Kupon dan hadiah doorprize turut disiapkan panitia untuk memeriahkan sesi jalan santai dan senam sehat bersama warga.
Tak hanya berhenti pada agenda olahraga, kampanye keselamatan juga akan dibawa langsung menyasar para pengendara di jalan raya.
“Kita juga merencanakan kampanye keselamatan di jalan raya dengan membagikan pesan-pesan keselamatan kepada pengguna jalan dan pengendara kendaraan,” ujarnya.
Aksi lapangan ini berfokus pada kedisiplinan dasar, seperti penggunaan helm bagi pemotor, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta etika berkendara yang aman.
“Seluruh stakeholder perhubungan akan turun bersama-sama untuk memberikan kampanye keselamatan kepada masyarakat pengguna jalan,” tegas dia.
Michael kembali mengingatkan bahwa sektor transportasi memegang peranan krusial sebagai urat nadi logistik dan mobilitas warga di kawasan selatan Papua.
“Perhubungan bukan sekadar penyediaan sarana transportasi. Perhubungan merupakan urat nadi yang mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan dan percepatan pembangunan, sekaligus menghubungkan wilayah-wilayah di Papua Selatan,” kata Michael.
Ia pun mengajak masyarakat luas turut menjaga ketertiban di ruang publik demi keselamatan bersama.
“Kampanye keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita patuhi rambu-rambu lalu lintas, utamakan etika berkendara dan bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi Papua Selatan yang maju,” ujarnya.
Selain agenda pembuka, panitia juga menyiapkan aksi donor darah, anjangsana, kampanye keselamatan darat, serta lomba konten video pendek. Puncak peringatan Harhubnas 2026 akan ditutup dengan upacara bendera di Kantor Gubernur Papua Selatan pada Kamis, 17 September 2026 dengan Gubernur Papua Selatan bertindak sebagai inspektur upacara. (Rizki)

