Merauke – Kabarlagi.id. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menekankan pentingnya penerapan tiga unsur pendidikan utama dalam setiap mata pelajaran guna mencetak generasi bangsa yang berkualitas.
Penekanan tersebut disampaikan Apolo saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Kantor Bupati Merauke pada Sabtu (2/5/2026).
Ia menyebut langkah ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.
Apolo menjelaskan bahwa tujuan utama pendidikan adalah menghadirkan insan manusia Indonesia yang utuh. Unsur pertama yang wajib dimiliki adalah budi pekerti atau karakter yang memuat nilai-nilai kemanusiaan universal.
“Anak-anak kita harus di didik menjadi pribadi yang berlaku jujur, adil, disiplin, menghargai orang lain, menghormati orang lain, dan nilai-nilai kemanusiaan universal lainnya yang disebut value education atau pendidikan nilai,” ujar Apolo.
Unsur kedua adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diajarkan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Sementara unsur ketiga adalah keterampilan hidup atau life skill untuk menunjang masa depan peserta didik.
Ia mengingatkan agar para pengajar tidak melupakan integrasi ketiga unsur tersebut dalam kurikulum. Menurutnya, tanpa keseimbangan antara karakter, ilmu, dan keterampilan, maka pendidikan tidak akan mencapai tujuan untuk menciptakan manusia yang utuh.
“Jangan sampai mata pelajaran, mata kuliah yang kita ajarkan tidak memiliki ketiga unsur itu, karena kalau tidak ada salah satu dari ketiga unsur itu maka kita tidak sedang menciptakan manusia Indonesia yang utuh,” tegasnya.
Gubernur berharap momentum Hardiknas tahun ini membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Papua Selatan. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi masa depan yang sangat krusial bagi kehidupan generasi mendatang. (Rizki)

