Jakarta,– Kabarlagi.id Malam penuh energi musik The Beatles hadir di Bowl Coffee Connections, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa malam (11/8/2026). Mengusung tajuk “Let’s Rock ’N Roll”, The Bootlace tampil menghibur para pencinta musik, khususnya Beatlemania, tanpa dipungut tiket masuk.

Digelar dalam suasana santai dan akrab, penampilan The Bootlace menyajikan beragam warna musik karya The Beatles, mulai dari rock ’n roll, psychedelic hingga progressive rock. Para pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga ikut bernyanyi dan tampil di atas panggung bersama band.

Gelaran yang didukung Indo Beatlemania Club (IBC) ini menjadi ruang perjumpaan bagi komunitas sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi di antara para pencinta The Beatles.

Kehadiran sejumlah tokoh musik membuat malam tersebut semakin istimewa. Legenda musik dan sesepuh IBC, Jelly Tobing, turut naik ke atas panggung dan membawakan salah satu karya solo mendiang John Lennon.

Tak ketinggalan, Rafly Abidin, bassist Kirribilly Band salah satu band cover di bawah naungan IBC ikut tampil membawakan sejumlah lagu The Beatles bernuansa rock ’n roll.

Kirribilly Band sendiri dijadwalkan tampil pada pekan terakhir Agustus dalam International Beatleweek Festival di Liverpool, Inggris Raya.

Suasana semakin meriah ketika sejumlah pengunjung mendapat kesempatan tampil bersama The Bootlace. Mereka membawakan lagu-lagu The Beatles dengan iringan musik secara langsung, menciptakan atmosfer pertunjukan yang hangat, spontan, dan penuh kebersamaan.

Quiz Berhadiah Jadi Ciri Kegiatan IBC

Tidak hanya menghadirkan musik, IBC juga menyisipkan sejumlah kuis berhadiah bagi para pengunjung. Peserta yang mampu menjawab pertanyaan seputar The Beatles berkesempatan membawa pulang hadiah.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu ciri khas event yang diselenggarakan maupun didukung IBC, yakni memadukan hiburan, pengetahuan tentang The Beatles, serta interaksi langsung dengan komunitas.

Momentum Istimewa bagi Guzchoy

Menariknya, gelaran “Let’s Rock ’N Roll” juga bertepatan dengan hari kelahiran Guzchoy, Presiden Beatlemania Indonesia, sekaligus momentum berakhirnya masa tugasnya di salah satu maskapai penerbangan nasional Indonesia.

Dengan berakhirnya masa tugas tersebut, Guzchoy mengatakan dirinya kini memiliki kesempatan lebih besar untuk berkonsentrasi mengembangkan IBC dan membawa komunitas Beatlemania Indonesia ke level yang lebih luas.

“Mulai hari ini saya dapat lebih berkonsentrasi dan fokus terhadap IBC, antara lain mempersiapkan Peringatan Hari Beatlemania Indonesia dan Hari Beatles Sedunia, serta rencana Tur Napak Tilas Perjalanan Karier The Beatles yaitu ke Hamburg, Liverpool dan London 2028,” tutur Guzchoy.

Guzchoy diketahui pernah menjabat sebagai Presiden IBC II, menggantikan Presiden I sekaligus pendiri IBC, Tuanku Herman.

Harapan besar juga disampaikan para senior IBC. Jelly Tobing, Tuanku Herman, serta dr. Nancy Tobing, yang pernah menjabat sebagai Presiden IBC III, sama-sama mendorong Guzchoy untuk membawa IBC menuju panggung internasional.

“Guzchoy selaku Presiden wajib membawa IBC go international,” ujar mereka.

Mengajak Beatlemania Indonesia Bergabung

Guzchoy pun mengajak masyarakat, khususnya para pencinta The Beatles di Indonesia, untuk memberikan dukungan terhadap berbagai agenda IBC ke depan.

Menurutnya, perjalanan menuju IBC yang semakin mendunia membutuhkan dukungan komunitas dan para Beatlemania Indonesia.

“Kami meminta dukungan dari masyarakat, khususnya Beatlemania Indonesia, doa restunya serta segera mendaftarkan dirinya bergabung ke IBC,” pungkas Guzchoy.

Pendaftaran anggota IBC dapat dilakukan melalui bit.ly/FormPendaftaranBeatlemaniaIndonesia.

Semangat “Let’s Rock ’N Roll” di Tebet malam itu pun bukan sekadar pertunjukan musik. Lebih dari itu, gelaran tersebut menjadi gambaran bagaimana kecintaan terhadap karya The Beatles terus dirawat lintas generasi—dari panggung komunitas, ruang nongkrong, hingga ambisi membawa nama Beatlemania Indonesia ke pentas internasional.(Djo)