Menu ✖

Mode Gelap
AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

Goverment · 17 Agu 2026 14:25 WIT ·

Bupati Merauke Perkuat Program Afirmasi OAP di HUT RI ke-81


					Bupati Merauke Perkuat Program Afirmasi OAP di HUT RI ke-81 Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan afirmasi bagi Orang Asli Papua (OAP) sekaligus memperluas jangkauan layanan publik di wilayah perbatasan. Sikap tersebut ia sampaikan seusai mengikuti rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Katapal, Merauke pada Senin, (17/08/2026).

Bagi Merauke yang terletak di ujung timur nusantara, posisi sebagai beranda terdepan negara menuntut konsistensi dalam menjaga keutuhan wilayah serta merawat persatuan seluruh lapisan masyarakat.

“Penjaga tapal batas Negara Kesatuan Republik Indonesia. Itu adalah komitmen kami, komitmen pemerintah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Merauke untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” ujar Yoseph saat diwawancara jurnalis Kabarlagi.

Memasuki usia ke-81 tahun kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten Merauke memusatkan perhatian pada efektivitas birokrasi dan keberlanjutan program pemberdayaan langsung ke tingkat akar rumput.

“Tentu saja memasuki usia ke-81 proklamasi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Merauke berkomitmen untuk meningkatkan layanan, program-program pemberdayaan, dan juga meningkatkan seluruh aktivitas pemerintahan yang akan kita laksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Merauke yang kita cintai ini,” tutur Yoseph.

Kendati berbagai tantangan sosial dan geografis membayangi proses pembangunan di kawasan Papua Selatan, arah kebijakan pemda dipastikan tetap berpijak pada prinsip inklusif tanpa membedakan latar belakang warga.

“Di dalam dinamika pembangunan, ada berbagai persoalan dan tantangan yang kita hadapi. Tetapi dengan komitmen berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, tentu saja kami ingin mempersembahkan pendekatan pembangunan yang menyejahterakan masyarakat. Pendekatan yang memperhatikan seluruh elemen bangsa yang ada di Kabupaten Merauke tanpa harus memandang agama, suku, dan antargolongan,” jelas Yoseph.

Di samping penguatan layanan umum, perhatian khusus dialokasikan melalui langkah afirmasi demi mengangkat martabat serta taraf hidup masyarakat adat setempat.

“Itulah komitmen kami, terutama juga bagi saudara-saudara kita, Orang Asli Papua (OAP), yang perlu mendapatkan tindakan-tindakan afirmasi yang akan mengangkat derajat dan kehidupan masyarakat Orang Asli Papua di Kabupaten Merauke,” tegas Yoseph. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad

7 Oktober 2026 - 15:47 WIT

Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga

6 Oktober 2026 - 09:43 WIT

TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar

4 Oktober 2026 - 21:55 WIT

KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif

2 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

2 Oktober 2026 - 21:13 WIT

Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

2 Oktober 2026 - 18:49 WIT

Trending di Goverment