Merauke – Kabarlagi.id. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo membuka Konvensi Daerah (Konvenda) VIII Pembaruan Karismatik Katolik (PKK) Se-Regio Papua di Bell Hotel, Merauke, Kamis, (17/9/2026) malam. Pertemuan akbar bertajuk “Menjadi Sahabat Yesus Dalam Keberagaman” tersebut dihadiri barisan pejabat daerah, mulai dari Bupati Merauke, Ketua DPR Papua Selatan, hingga pimpinan Majelis Rakyat Papua. Lewat mimbar pembuka, Apolo mengingatkan umat dan generasi muda agar membuang benih perselisihan dalam pergaulan sosial.
Maka dari itu, kepala daerah tersebut meminta hadirin tidak menyia-nyiakan kesempatan hidup dengan memelihara perselisihan batin.
“Tidak ada guna jika kita menyimpan rasa dendam, rasa iri, dan rasa dengki di dalam hati. Mari kita gunakan waktu kita yang singkat ini dengan hal-hal kebajikan,” kata Apolo di hadapan ratusan peserta.
Pesan perdamaian mengemuka di tengah perhelatan rohani ini. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga Minggu, 20 September 2026 tersebut menghimpun para pastor, biarawan-biarawati, hingga kaum awam dari Keuskupan Agats, Manokwari-Sorong, Timika, Jayapura, serta Keuskupan Agung Merauke selaku tuan rumah.
Makanya, forum empat tahunan ini diposisikan sebagai wadah rekonsiliasi sekaligus pembinaan kapasitas kepemimpinan umat Katolik di seantero Papua.
Melalui jejaring Badan Pelayanan Keuskupan (BPK PKK), konvensi ditargetkan mampu menjabarkan amanat hasil Konvenas XV Yogyakarta. Agenda musyawarah juga disiapkan guna memilih Koordinator Regio Papua yang baru, merangkum aspirasi Persekutuan Doa setempat, serta memperluas pengenalan karisma pembaharuan rohani ke tengah masyarakat perbatasan. (Rizki)












