Merauke – Kabarlagi.id. Suasana jalanan Kota Merauke mendadak semarak saat 142 kontingen memadati rute parade dalam gelaran Karnaval Pembangunan memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu, (08/08/2026). Mengusung tema “Indonesia Berdaulat dan Makmur”, iring-iringan peserta dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu bersama Bupati Merauke Yoseph B. Gebze dan Wakil Bupati Fauzun Nihayah.

Parade megah ini mengambil titik start dari Makodim 1707 Merauke dan menyusuri rute pusat kota hingga berakhir di depan Kantor Bupati Merauke. Berbagai elemen masyarakat tumpah ruah menempati area kumpul yang telah ditentukan panitia, mulai dari etnis Marin Imbuti di depan podium utama, barisan pelajar SD hingga SMA di Lapangan Kodim dan Lapangan Mandala, mahasiswa di seputar Ruko Roti O, hingga rombongan ormas dan paguyuban etnis di Jalan Aru.

Tak ketinggalan, personel TNI dan Polri bersiap dari halaman GOR, jajaran BUMN dan BUMD dari Jalan Ermasu, serta rombongan OPD hingga kelompok disabilitas yang mengular dari simpang Toko Sentosa hingga kawasan Satlantas.

Saat memberikan arahan pelepasan, Bupati Merauke Yoseph B. Gebze menekankan bahwa agenda tahunan ini merupakan wadah menyatukan seluruh komponen bangsa di tanah Papua Selatan.

“Di dalam Karnaval Pembangunan ini, tentu saja kita sama-sama menyaksikan bagaimana seluruh komponen bangsa ikut terlibat dalam memeriahkannya. Di sini menunjukkan adanya euforia, sukacita, dan semangat kebangsaan di antara kita,” puji Yoseph di hadapan jajaran Forkopimda dan ribuan warga.

Ia mengingatkan, kebahagiaan menyambut hari kemerdekaan harus senantiasa diiringi rasa syukur dan doa agar estafet semangat perjuangan para pahlawan dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Menurut Yoseph, helatan ini bukan sekadar panggung hiburan jalanan, melainkan wujud refleksi sejarah panjang bangsa di Tanah Papua. Merauke memegang catatan bersejarah sebagai kabupaten pertama di Tanah Papua yang melaksanakan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) untuk menyatakan kembali ke pangkuan NKRI.

“Semangat ini harus terus kita pertahankan. Keberagaman adalah hal utama yang kita perjuangkan di Kabupaten Merauke, demikian pula keseimbangan. Hal itu tidak melupakan identitas kita masing-masing di mana negara ini dibangun di atas kemajemukan suku, agama, ras, dan antar-golongan; tetapi kita semua adalah satu sebagai warga bangsa Indonesia,” tandas Bupati Merauke tersebut.

Menjaga Persatuan Lewat Izakod Bekai Izakod Kai

Kemeriahan peringatan ulang tahun kemerdekaan di Ibu Kota Provinsi Papua Selatan ini diharapkan tetap berlangsung aman dan tertib hingga seluruh rangkaian acara usai.

“Mari bersama-sama kita meriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Merauke, Ibu Kota Provinsi Papua Selatan, dengan semangat dan sukacita dalam kebangsaan,” ajak Yoseph.

Sebelum memimpin pelepasan barisan peserta, Yoseph menitipkan pesan kedamaian bagi seluruh masyarakat yang memadati rute karnaval.

“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban kita bersama di dalam pelaksanaan karnaval ini. Ini adalah pertanda bahwa masyarakat Kabupaten Merauke, dengan semangat Izakod Bekai, Izakod Kai, senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan di atas tanah ini,” pungkasnya.

(Rizki)