Merauke – Kabarlagi.id. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengukuhkan 52 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat provinsi di halaman Gedung Negara, Merauke pada Sabtu, (15/8/26) sore. Puluhan pelajar terpilih tersebut disiapkan untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diadakan Senin 17 Agustus 2026.

Para anggota Paskibraka ini merupakan hasil seleksi ketat siswa-siswi SMA dari empat wilayah, yakni Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat. Setelah lolos penjaringan daerah, mereka langsung menjalani masa pemusatan latihan, bimbingan, serta pembinaan intensif.

Apolo mengungkapkan, ketatnya penilaian pelatih dan instruktur membuat tidak semua peserta awal berhasil bertahan hingga tahap pengukuhan.

“Hanya calon-calon yang terseleksi dan terpilih yang hari ini kita tetapkan menjadi anggota Paskibraka resmi,” kata Apolo.

Tugas mengibarkan bendera dengan formasi besar bukanlah perkara sederhana. Terlebih, sekitar 75 persen dari total durasi waktu upacara kemerdekaan berpusat langsung pada kesakralan prosesi pengibaran Merah Putih.

“Dibutuhkan konsentrasi, kekompakan, dan kerja sama tim yang baik,” ujarnya.

Apolo meminta seluruh anggota regu mematuhi seluruh prosedur teknis yang telah diasah selama latihan. Keberhasilan di lapangan nantinya akan menjadi puncak pembuktian atas kerja keras dan kedisiplinan yang mereka bangun selama masa karantina.

“Kita harapkan pengibarannya dilakukan dengan baik sesuai dengan prosedur, tahapan, dan mekanisme yang sudah dilatih, dan upacaranya dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan sukses,” pungkasnya.

Usai pengukuhan ini, seluruh personel Paskibraka Papua Selatan bersiap menjalankan tugas kenegaraan pada puncak peringatan kemerdekaan di Merauke. (Rizki)