Merauke – Kabarlagi.id. Haru dan tangis bahagia mewarnai pelepasan 76 jemaah umrah di Masjid Raya Al-Aqsa Merauke, Rabu, (05/08/2026). Wakil Bupati Merauke Dr. Fauzun Nihayah, S.H.I., M.H., bersama jajaran MUI dan tokoh masyarakat hadir melepas langsung rombongan yang hendak bertolak ke Tanah Suci tersebut.
Di antara puluhan calon tamu Allah yang bersiap berangkat, terselip cerita menyentuh hati. Mulai dari jamaah yang sempat tertunda kepulangannya di Jakarta hingga seorang penjual jagung rebus keliling yang gigih mengumpulkan rezeki demi bisa menginjakkan kaki di Makkah.
“Panggilan ke Tanah Suci itu bukan karena kita paling kaya, bukan karena kita paling pintar, akan tetapi ini adalah benar-benar panggilan Allah. Ada dari rombongan ini yang beliau hanya tukang jual jagung rebus keliling, dan kemarin waktu beliau menyerahkan uang, saya sampai merinding; beliau tiga bulan mengumpulkan, dan alhamdulillah terkumpul untuk berangkat ke Tanah Suci,” kata General Manager PT Pandawa, Ihsan Triadi.
Ihsan, mantan personel Basarnas kelahiran Ponorogo yang menetap di Merauke sejak 2007, sengaja merancang sistem perjalanan umrah tanpa uang muka untuk menjamin keamanan dana masyarakat.
“Alhamdulillah kemarin kita mendapatkan predikat travel teraman nomor satu di Indonesia karena pertama dan satu-satunya yang berani diganti dengan Cash On Site tanpa uang muka, bayarnya cash setelah selesai. Jadi ini bukan utang, bukan cicilan, dan bukan dana talangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak penyelenggara juga menyiapkan skema penerbangan satu pesawat penuh dari Merauke yang akan mengangkut sekitar 150 jemaah pada September mendatang.
Ketua MUI Papua Selatan H. Abdul Awal Gebze, S.Pd. menekankan pentingnya meluruskan niat ibadah sebagai ajang tazkiyatun nafs atau pembersihan diri dari sifat tercela menuju sifat terpuji. Ia mengajak masyarakat memilih biro perjalanan yang dapat dipercaya.
“Kami dari Majelis Ulama Provinsi Papua Selatan berharap agar kaum muslimin semuanya memilih travel yang dapat dipercaya, travel yang amanah, travel yang mempunyai tanggung jawab, travel yang mempunyai pengalaman, sehingga ibadah umrah kita ini bisa aman sampai ke tujuan dan pulang dengan selamat,” kata Abdul Awal.
Sementara itu, Wakil Bupati Merauke mengingatkan para jemaah untuk selalu menjaga stamina dan fisik selama berada di Tanah Suci agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
“Kami titipkan doa untuk mendoakan kami Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke, semoga saya dan Bapak Bupati bisa memimpin Merauke yang lebih baik, aman, nyaman, dan sejahtera untuk kita semua,” kata Fauzun
Suasana haru berlanjut saat prosesi bersalaman dan pamitan usai pelepasan resmi. Rombongan jamaah kemudian melaju dalam iring-iringan konvoi menuju Bandara Mopah Lama Merauke untuk memulai perjalanan ibadah mereka. (Rizki)




