Jakarta – Kabarlagi.id. Gresik – Kabarlagi.id. BPJS Kesehatan Kantor Cabang Gresik merangkul pelajar tingkat SMA/SMK sederajat melalui pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan untuk memperluas literasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini diambil guna mencetak komunikator sebaya yang mampu menyampaikan informasi program jaminan kesehatan secara luwes di kalangan remaja.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo menegaskan bahwa program ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan wadah strategis melahirkan agen perubahan.
“Duta muda ini menyasar siswa SMA/SMK/sederajat. Duta Muda diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan yang menyampaikan informasi kesehatan secara tepat di lingkungan sekitarnya. Duta Muda juga tidak hanya sekadar wadah apresiasi melainkan juga memiliki peran strategis dalam melahirkan role model yang mampu memberikan dampak positif di tengah masyarakat,” ujar Janoe pada Jumat, (21/08/2026).
Penilaian peserta difokuskan pada kemampuan komunikasi, kreativitas merancang kampanye, penampilan, serta komitmen turun langsung ke komunitas. Pendekatan kampanye digital di media sosial dinilai paling efektif menjangkau dinamika generasi muda saat ini.
“Dengan cara ini, setiap informasi yang kami sampaikan bisa lebih relevan, menarik, dan mudah diakses oleh target audiens. Dengan adanya duta muda juga dapat membentuk generasi penerus yang sadar akan kesehatan sekaligus memiliki rasa kepemilikan terhadap JKN. Dengan begitu, keberlangsungan program JKN dapat lebih terjaga melalui partisipasi aktif anak muda,” jelas Janoe.
Melalui pembekalan tersebut, para duta terpilih diharapkan mampu menggerakkan kesadaran masyarakat di lingkungannya masing-masing terkait ragam manfaat fasilitas kesehatan.
Juara 1 Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Abiyy Affan Sabara menyatakan kesiapannya menjadi jembatan informasi antara instansi dan rekan-rekan sebayanya.
“Saya ingin menjadi penghubung antara BPJS Kesehatan dan teman-teman muda di Gresik. Dengan menjadi duta muda, saya bisa membantu menyebarluaskan informasi dan mengedukasi masyarakat luas untuk tertib administrasi supaya mendapat perlindungan kesehatan, mulai dari cara menjadi peserta JKN, manfaat JKN, bahkan inovasi-inovasi layanan yang dimiliki BPJS Kesehatan seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (PANDAWA) atau Care Center 165,” ungkap Abiyy.
Bagi Abiyy, gelar yang disandangnya memuat tanggung jawab sosial untuk menginspirasi lingkungan sekitar melalui pesan-pesan positif yang mudah dipahami.
“Saya ingin menjadi contoh nyata bagi teman-teman sebaya, bahwa generasi muda juga bisa terlibat aktif dalam menyebarkan semangat solidaritas melalui program JKN. Dengan begitu, pelayanan kesehatan JKN semakin merata,” tuturnya. (Rizki)










